Unsur-unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH)

  • Home
  • Unsur-unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH)
Image

Unsur-unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH)

  • 01 Desember 2018 15:12
  • Admin
Unsur-unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH) Sebelum kami mejelaskan unsur-unsur Perbuatan Melawan Hukum, kami akan menjelaskan secara singkat apa itu perbuatan melawan hukum seperti diartikel kami sebelumnya. Pasal 1365 KUHP tentang PMH : Perbuatan Melawan Hukum (PMH) adalah semua Perbuatan Melawan Hukum yang membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang tersebut untuk mengganti kerugiannya. Berdasarkan Ketentuan Pasal 1365 Kitab undang-Undang Hukum Perdata Indonesia tersebut, suatu perbuatan melawan hukum harus mengandung unsur-unsur sebagai berikut:
  1. Ada Suatu Perbuatan
Perbuatan disini adalah perbuatan melawan hukum secara keperdataan yang dilakukan oleh pelaku, secara umum perbuatan ini mencakup berbuat suatu (dalam arti aktif) dan tidak berbuat sesuatu (dalam arti pasif), misalnya tidak berbuat sesuatu, padahal pelaku mempunyai kewajiban hukum untuk berbuat, kewajiban itu timbul dari hukum. (ada pula kewajiban yang timbul dari suatu kontrak). Dalam perbuatan melawan hukum biasanya tidak ada unsur persetujuan atau kata sepakat dari para pihak, serta tidak ada unsur kausa yang diperbolehkan seperti dalam suatu perjanjian atau kontrak. – Berbertentangan dengan hak orang lain; – Bertentangan dengan kewajiban hukumnya sendiri; – Bertentangan dengan kesusilaan; – Bertentangan dengan keharusan (kehati-hatian, kepantasan,   kepatutan) yang harus diindahkan dalam pergaulan masyarakat   mengenai orang lain atau benda.
  1. Perbuatan Bersifat Melawan Hukum
Perbuatan melawan hukum dalam hal ini tentu saja perbuatan yang dilakukan harus melawan hukum, ada beberapa unsur-unsur perbuatan melawan hukum dalam arti seluas-luasnya, sebagai berikut: - Perbuatan melanggar Undang-Undang; - Perbuatan melanggar hak orang lain yang dilindungi hukum - Perbuatan yang berlawanan dengan kewajiban hukum orang tersebut - Perbuatan yang melanggar asas kesusilaan - Perbuatan tidak baik dalam masyarakat untuk memperhatikan kepentingan orang lain.
  1. Ada kesalahan Pelaku
Unsur kesalahan dalam hal ini dimaksudkan sebagai perbuatan dan akibat-akibat yang dapat dipertanggungjawabkan kepada si pelaku. Undang-undang dan Yurisprudensi mensyaratkan untuk dapat dikategorikan pembuatan melawan hukum sesuai Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia, maka pelaku harus mengandung unsur kesalahan (schuldelement) dalam melakukannya perbuatan tersebut.
  1. Adanya kerugian bagi korban
kerugian disini adalah yang timbul karena Perbuatan Melawan Hukum. Tiap Perbuatan Melawan Hukum tidak hanya dapat mengakibatkan kerugian uang saja, tetapi juga dapat menyebabkan kerugian moril atau idiil, yakni ketakutan, terkejut, sakit dan kehilangan kesenangan hidup.
  1. Adanya hubungan sebab akibat
Unsur sebab-akibat yang dimaksudkan adalah hubungan kausal antara perbuatan melawan hukum dan kerugian apa yang ditimbulkan, sehingga perbuatan tersebut dapat dipertanggungjawabkan.   Demikian artikel dari kami semoga bermanfaat, jika terdapat kesulitan dapat menghubungi kami terimakasih.  

Punya Masalah Hukum ?

Konsultasikan dengan Kami Lewat Chat Whatsapp


0813-6737-9299
× Klik untuk konsultasi
× Klik untuk konsultasi