BEBERAPA ALASAN PERCERAIAN YANG DAPAT DITERIMA DI PENGADILAN AGAMA

  • Home
  • BEBERAPA ALASAN PERCERAIAN YANG DAPAT DITERIMA DI PENGADILAN AGAMA
Image

BEBERAPA ALASAN PERCERAIAN YANG DAPAT DITERIMA DI PENGADILAN AGAMA

  • 19 Desember 2018 00:28
  • Admin
BEBERAPA ALASAN PERCERAIAN YANG DAPAT DITERIMA DI PENGADILAN AGAMA Mengapa alasan perceraian sangat penting dalam mengajukan perceraian? Karena alasan merupakan hal yang penting mengapa anda harus mengajukan cerai di pengadilan, yang nantinya alasan tersebut akan jadi pertimbangan oleh pengadilan agar nantinya alasan anda dapat di terima, simak berikut ada beberapa alasan perceraian yang dapat di ajukan dipengadilan agar nanti diterima dan dapat di kabulkan oleh hakim. Perceraian adalah putusnya ikatan perkawinan yang sah antara suami dan istri dimuka peradilan sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan oleh Undang-Undang. Sesuai dengan peraturan pemerintah (PP) no 9 tahun 1975 tentang pelakasanaan Undang-Undang No.1 tahun 1974 tentang perkawinan memberikan batasan-batasan alasan cerai yang diperbolehkan serta dapat di terima pengadilan. Berikut ada beberapa alasan perceraian yang dapat diajukan:
  1. Salah satu pihak suami atau istri berbuat zina atau menjadi pemabuk, pemadat, penjudi, dan lain sebagainya yang sukar di sembuhkan;
  2. Salah satu pihak  suami atau istri meninggalkan selama 2 tahun  berturut – turut tanpa izin pihak lain, dan tanpa alasan yang sah, atau karena hal lain yang di luar kemampuannya ;
  3. Salah satu pihak suami atau istri mendapatkan hukuman 5 tahun, atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan berlangsung;
  4. Salah satu pihak suami atau istri melakukan kekejaman dan penganiayaan berat yang membahayakan pihak lain;
  5. Salah satu pihak suami atau istri mendapat cacat badan atau penyakit dengan akibat tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai suami/isteri;
  6. Antara suami/isteri terus menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga;
  7. Suami melanggar shigat taklik-talak;
  8. Salah satu pihak suami atau istri murtad atau pindah agama yang menyebabkan terjadinya ketidak rukunan dalam rumah tangga.
Berikut point-point alasan untuk mengajukan perceraian, jika anda sudah bertekad ingin bercerai dan alasan-alasan sudah jelas seperti diatas maka secara hukum alasan anda sudah kuat, dan silahkan langsung membuat surat permohonan cerai atau surat gugatan cerai dengan menyertakan alasan tersebut di atas. Demikian artikel dari kami semoga dapat membantu menyelesaikan permasalahan anda, jika terdapat kesulitan dapat menghubungi kami, terimakasih.

Punya Masalah Hukum ?

Konsultasikan dengan Kami Lewat Chat Whatsapp


0813-6737-9299
× Klik untuk konsultasi
× Klik untuk konsultasi